Minggu, 22 Maret 2020

5 Tips Work From Home (WFH) Tanpa Ambyar

pic: sgcafe
Versi audio di: https://www.youtube.com/watch?v=AH5VPCraTFo

Pagi ini, seorang staf konsultan akuntansi menghubungi saya berkeluh kesah sulitnya kerja dari rumah atau Work From Home (WFH), banyak distraksi yang muncul. Mungkin Anda yang terpaksa menjalani WFH mengalami masalah serupa, mulai urusan anak, pembantu rumah tangga, bahkan urusan tetangga. Rasanya justru makin tidak produktif, sementara deadline pekerjaan tetap berjalan. Serasa ambyar, sobat.

So, bagaimana cara menjaga produktivitas sementara kita berada di rumah yang hiruk-pikuk-nya bisa melebihi kantor?

Perlu diingat kembali bahwa WFH bukan berarti tidak bekerja atau mengurangi pekerjaan. Membangun sense seperti seolah bekerja di kantor bukan hal mudah. Semuanya jelas berbeda. 

Kali ini saya akan membagikan 5 tips yang dapat kita upayakan untuk tetap menjaga produktivitas selama WFH:

1. Spell Your Mantra
Ucapan dari hati terdalam adalah doa atau mantra yang sangat menentukan bagaimana keadaan diri kita berikutnya. Duduk di depan catatan kerja atau laptop dan mulailah dengan membangun niat. Katakan pada diri sendiri Aku akan bekerja dan aku bisa menjalaninya dengan baik, menyelesaikan seluruh tanggungjawab hari ini. Sebuah teknik self-talk yang saya buktikan cukup efektif untuk memulai WFH. Sebuah afirmasi yang Anda bangun, sebagai perintah kepada pikiran dan tubuh Anda. Ucapkan kembali saat pikiran dan pandangan mulai terdistraksi. Mungkin Anda dapat menulis mantra tersebut di sebuah post-it yang ditempel di sisi laptop atau dinding meja kerja. 

2. Make Your Today to Do List
Gunakan to do list per hari untuk memudahkan Anda tetap fokus bekerja. Tulis di sebuah catatan yang mudah Anda lihat kembali. Berikan coretan atau tanda ✅ untuk setiap list yang telah Anda selesaikan. Hal ini akan memudahkan Anda memantau setiap progress pekerjaan Anda. Sebenarnya ini adalah teknik manajemen diri sederhana yang sering kita abaikan. Tak masalah jika di kantor biasanya ada supervisor yang mengejar dan menegur atas kelalaian, tapi di rumah, semuanya tinggal tentang pengendalian diri. Biasakan mengelola diri dengan to do list sederhana, sesuaikan dengan jam bekerja yang ideal.

3. Sense of Here and Now
Tidak hanya dalam WFH, seringkali kita sulit merasa hadir penuh dalam pekerjaan. Banyak pikiran datang dan hinggap lama, mulai urusan cicilan kendaraan, makan apa malam ini, hingga kekhawatiran COVID-19 setelah melihat peningkatan jumlah korban via berita. Ketika pikiran melayang, baik ke masa lalu dan masa depan, saat itu kita tidak benar hadir dalam pekerjaan saat ini. Anda dapat menerapkan meditasi nafas secara singkat untuk mencapai fase here and now. Menyadari dan menikmati nafas yang hadir dan pergi, beberapa menit saja. Hal ini sangat membantu untuk membangun konsentrasi dan fokus kembali.

4. Hear Relaxation Music
Untuk menjaga konsentrasi, saya kerap memanfaatkan earphone dan memutar musik relaksasi atau instrumentalia ringan. Selain menjauhkan dari suara berisik, musik relaksasi juga dapat membangun rasa dan ketenangan pikiran. Teknik ini cukup efektif. Namun perlu diketahui untuk mereka yang memiliki gaya serap informasi auditori, mungkin keberadaan musik akan menjadi distraksi tersendiri. Coba uji dan rasakan, apakah musik membantu Anda dalam berkonsentrasi.

5. Hey, Always Remember that You're in Duty
Hal utama yang tak boleh diabaikan dalam WFH adalah, sekali lagi WFH bukan holiday! Anda tetap sedang bekerja. Ini adalah masalah mindset yang harus  dijaga dengan baik. Carilah ruang atau tempat yang representatif. Mintalah pengertian dan dukungan orang rumah bahwa Anda harus bertanggungjawab dan bekerja. Tanpa dukungan ini, WFH tidak akan berhasil. Buat komitmen bersama keluarga tentang jam bekerja Anda, misalnya 7 atau 8 jam dalam sehari.


Demikian tips dari saya, semoga bermanfaat!

#WFHtanpaambyar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar