Selasa, 17 Mei 2016

Rahasia Bisnis Pencipta Aliran Uang

13 Mei lalu kampus saya kedatangan pembicara seminar, Rina Novita. Dia CEO DNA, pemegang lisensi dan pengembang inovasi bisnis Upin&Ipin, Bo Boi Boy, serta promotor sederet artis ternama. Sebuah kehormatan saya menjadi moderator. 

Menarik, model bisnis Upin&Ipin tercatat berhasil mengumpulkan rata-rata revenue 300 milyar rupiah setiap tahun dari channel lisensi. Nilai ini belum termasuk nilai transaksi pengusaha-pengusaha lain atas "pembajakan" IP tersebut. Di sisi lain, Bo Boi Boy, IP yang lebih baru berhasil mencuri hati anak-anak di Asia, termasuk Indonesia. Peluang bagus ini diambil oleh Mayora yang membeli lisensi Bo Boi Boy dan berhasil meningkatkan revenue hingga 400%. Saya penasaran, bagaimana melakukannya?

"Kunci utamanya idealisme", tutur Rina. Idealisme dalam arti memberi dampak positif kepada orang lain. Mengerjakan kedua IP tersebut, DNA hanya berfokus pada membuat karya yang baik dan menyampaikan nilai kebaikan kepada anak-anak seperti yang disampaikan melalui episod Upin&Ipin berpuasa dan rajin sholat. Baginya, berbisnis adalah tentang berbuat kebaikan. Hilangkan pikiran mengejar revenue karena keuntungan akan datang sendiri ketika kebaikan itu telah tersampaikan.

Apa yang bisa kita pelajari?

Kita seringkali merasa telah berusaha keras namun tidak mendatangkan hasil. Kita sudah melakukan upaya promosi, menghabiskan anggaran marketing, namun tetap saja tidak ada penjualan (yang signifikan). Mengapa demikian? Salah satu penyebab utama adalah kita terlalu fokus pada mengejar revenue. Buktinya, kita segera stress begitu melihat catatan revenue yang buruk, terkadang menyesal telah berinvestasi tanpa hasil. Paradigma demikian cukup membuktikan kita lebih fokus mengejar keuntungan finansial daripada menciptakan value (of goodness). Paradigma pengejaran keuntungan finansial dengan mudah akan mengaburkan fokus kita menciptakan value.

Keberhasilan Upin&Ipin bukan dibangun dari keutamaan pengejaran keuntungan bisnis, namun mengutamakan pada proses penciptaan produk yang memberi dampak positif bagi audien. Produk yang baik dan memberi solusi atas masalah kehidupan (dalam hal ini moral anak) dengan sendirinya akan diburu oleh masyarakat dan mendatangkan keuntungan. 


Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar