Minggu, 13 Oktober 2019

Keterlibatan dan Kesehatan Karyawan, Koentji Kinerja Bisnis Anda

pic: hcamag.com
Apa sebenarnya kunci peningkatan kinerja karyawan? 

Di luar sana, banyak tawaran strategis untuk mengejar produktivitas tinggi, seperti pembuatan target secara kreatif dan beragam rancangan sistem imbalan-hukuman yang inovatif. Trending-nya topik-topik HR dan HC turut menambah deretan pilihan investasi untuk mencapai kinerja terbaik. Mana yang paling efektif, sekaligus efisien?

Membaca survey-survey Gallup dan beberapa artikel Forbes dan HBR, ditemukan bahwa hanya ada 2 kunci mencapai performa terbaik, yaitu KETERLIBATAN dan KESEHATAN. Kedua komponen ini telah terbukti mendorong lompatan produktivitas yang mengagumkan. Berikut 10 temuan penelitian yang pernah dilakukan oleh Gallup terkait keterlibatan dan kesehatan:
  1. Karyawan yang dilibatkan dalam keputusan dan aktivitas penting mengalami peningkatan produktivitas hingga 21%, berkurangnya ketidakhadiran dan penurunan tingkat tunrover.
  2. 89% kepala HRD mengaku bahwa feedback serta pengakuan yang jujur dan tulus menjadi faktor penentu keberhasilan atas capaian.
  3. Efektivitas pemberdayaan karyawan mengalami peningkatan hingga 4,6 kali lipat ketika pemimpin mau mendengar aspirasi mereka.
  4. 96% karyawan menyakini bahwa empati di tempat kerja adalah alasan kuat mengapa mereka bertahan.
  5. Lunturnya rasa terlibat/ memiliki dalam diri karyawan telah membebani biaya perusahaan hingga $550 bilion per tahun.
  6. Ditemukan sebanyak 61% karyawan mengalami burnout di tempat kerja. Mereka tertekan hingga depresi yang berdampak pada kesehatan fisik.
  7. Sebanyak 89% karyawan yang bekerja pada perusahaan yang menjaga value WELL BEING pada akhirnya dengan sendirinya membantu mempromosikan perusahaannya sebagai tempat kerja terbaik.
  8. 70% perusahaan pemberi kerja telah sadar untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan untuk menjaga ketahanan fisik karyawan.
  9. 61% karyawan merespon baik dan merasakan bahwa program tatanan lingkungan sehat yang disediakan oleh perusahaan berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka.
  10. 87% karyawan berharap agar pemberi kerja selalu mendukung quality of work life mereka.

Satu hal yang perlu digarisbawahi bahwa kedua hal, membangun keterlibatan dan memelihara kesehatan bukan semata tugas HRD atau People Ops, namun adalah tanggungjawab seluruh pemimpin divisi perusahaan karena idealnya kedua hal tersebut menjadi kebiasaan yang cara hidup sebuah organisasi yang baik. Sudahkah Anda menyadarinya?


Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar