Rabu, 19 Desember 2018

3 Prinsip Luar Biasa dari Beruang Besar dengan Otak Kecil

Mengisi waktu perjalanan udara dari Haneda ke Changi, iseng saya mencari-cari tontonan berbobot di antara suguhan rekomendasi seperti Crazy Rich Asian dan Invinity War. Pilihan jatuh ke 2 film, Christoper Robin dan Grave of The Fireflie.

Christoper Robin, film keluarga dengan alur sederhana, namun padat dengan kejutan pesan-pesan moral berkualitas, khususnya dari perspektif bapak, sebagai kepala rumah tangga, pekerja, suami, dan ayah. Christoper telah tumbuh dewasa, menikah dan memiliki seoran putri. Setelah masa perang dunia, Christoper bekerja di perusahaan produsen tas koper Winslow. Sebagai salah satu petinggi operasional, ia dihadapkan tantangan terbesar, meningkatkan efisiensi, salah satunya dengan memecat karyawan. Tak sampai hati, ia memohon waktu tambahan pada bos Winslow untuk mencari cara lain menyelamatkan kinerja keuangan perusahaan.

Berpikir keras, terpaksa, demi karir ia mengorbankan acara liburan keluarga yang telah direncanakan jauh sebelumnya. Dalam kegundahan, ia bertemu dengan Winnie The Pooh, sahabat dan imajinasi masa kecilnya. Singkat cerita, pertemuannya dengan Pooh dan kawan-kawan memberikan inspirasi solusi penyelamatan Winslow. Salah satunya prinsip "when you doing nothing often leads to the very best kind of something". Merenungkan kembali Christoper Robin, saya belajar 3 prinsip utama dalam menjaga keseimbangan dan keselarasan hidup.

1. Take a break
Di tengah tantangan hidupnya, Christoper Robin memilih mengorbankan acara liburan keluarga. Berpikir keras mencari solusi yang tak kunjung pasti. Tanpa sengaja, ia bertemu dengan Pooh dan kawan-kawan. Tak bisa menghindar dan terpaksa Christoper meladeni Pooh bermain bersama di Hundred Acre Wood. Sejenak, ia lupakan semua beban hidupnya. Istirahat dari rutinitas yang berat, tanpa melakukan apa-apa. Tanpa disadari, semua petualangan moral yang ia jalani membawanya pada solusi terbaik bagi Winslow. Christoper tidak berfokus lagi pada efisiensi biaya, namun pada bagaimana meningkatkan pendapatan alias penjualan. Dan ia menemukan jawaban ini saat tidak melakukan apa-apa. Do nothing leads to the very best kind of something! Inilah solusinya. Ia pikir, jika sekian ribu karyawan Winslow membeli tas produksinya, maka keuntungan perusahaan dapat diselamatkan. Caranya? Berikan waktu karyawan berlibur. Kemanapun mereka pergi, mereka akan membutuhkan koper sekaligus ini sebagai cara promosi gratis. Jika Anda merasa sudah pada puncak kejenuhan bekerja, mungkin saatnya merencanakan piknik.

2. Be mindful in every moment
Pooh punya kebiasaan bermain menebak sesuatu. Dalam sebuah adegan, Pooh mengajak Christoper untuk menyebutkan apa saja yang dilihatnya dalam perjalanan, gunung, orang, dan sebagainya. Jika dipikir, ini adalah salah satu teknik yang sering dipakai ahli meditasi untuk melatih kesadaran penuh. Menyadari dan menerima apa saja yang ada di sekitar. Bahkan Pooh dikenal sebagai karakter yang selalu memilih bahwa hari ini adalah hari kesukaannya (today is my favourite day). Pooh megnajarkan tentang here and now. Tepatnya, Christoper menemukan solusi peningkatan penjualan saat ia memegang secarik kertas,kemudian berpikir dan menyadari bahwa jumlah karyawan Winslow sangat banyak, mencapai angka ribuan. Mereka adalah captive market potensial. Kesadaran inilah kunci dari solusi yang matang. Cara penemuan solusi yang sebenarnya sering ia lakukan sejak masa kecil bersama Pooh. Demikianlah saat kita dihadapkan dengan pilihan keputusan. Menyadari segala hal, dari akar masalah hingga dampak akan membantu kita menemuan solusi terbaik.

3. Family is everything
Dalam adegan lain, Christoper mengaku bahwa keluarganya sangat penting baginya dan dengan lugu, Roo bertanya "Jika Madeline (putri Christoper) penting buatmu, kenapa tidak bersamamu? Pertanyaan sederhana yang menggelitik. Kita serign mengaku bekerja untuk keluarga, mereka yang utama. Namun kenyataannya, tanpa sadar kita sering mengorbankan mereka demi pekerjaan. Bahkan di hari liburpun masih aktif di grup chat kantor. Christoper yang berusaha realistis bahwa laki-laki harus totalitas bekerja dan meminta keluarganya memakluminya, akhirnya menyadari bahwa putri dan istrinya adalah yang terpenting. Terlihat ia meninggalkan rapat direksi untuk mencari Madeline yang dikabarkan hilang. Bagaimanapun juga, keluarga adalah mereka yang akan mendukung, merawat, dan mengasihi kita sejak kita dihirkan hingga ajal menjemput. Kantor akan berduka paling lama seminggu saat kita mati. Namun keluarga akan berduka selamanya atas kepergian kita. Saya jadi terngiat quote luar biasa dari Disney "A man should never neglect his family for business". Semangat yang berusaha ditanamkan pada sosok Christoper Robin dewasa.


“I'm not lost for I know where I am. But however, where I am may be lost.”
A.A. Milne, Winnie-the-Pooh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar